Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Buka Musrenbang Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Buka Musrenbang Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021

2021-09-02 08:12:39. Administrator. 84


Palangka Raya -  Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi  merupakan forum musyawarah antar pemangku kepentingan dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Tahun 2021-2026 ini merupakan rangkaian proses perencanaan.


Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M. didampingi Pj. Sekda Prov. Kalteng Drs. H. Nuryakin, M.Si dan Kepala Bappedalitbang Prov Kalteng Ir. Yuren S. Bahat, M.M.,M.T membuka secara langsung Musrenbang Provinsi Kalimantan Tengah. Acara yang diselenggarakan di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah dan dilaksanakan secara virtual meeting bagi undangan kabupaten dan pusat Kamis (2/9)

(Baca Juga : Wagub Kalteng Buka Konsultasi Publik Ranwal RPJMD Prov Kalteng 2021-2026)

 Adapun tujuan dari Musrenbang  Provinsi Kalimantan Tengah adalah menyepakati permasalahan pembangunan daerah, isu strategis, tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah selama lima tahun kedepan dan penyelarasan program pembangunan daerah dengan rencana strategis perangkat daerah.

Pj. Sekda Prov Kalteng dalam laporannya mengatakan bahwa output berupa kesepakatan Musrenbang RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2021-2026 yang dituangkan dalam berita acara hasil kesepakan musrenbang provinsi yang memuat antara lain Kesepakatan terhadap misi, tujuan dan sasaran pembangunan daerah; Kesepakatan terhadap strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah serta perangkat daerah; dan Kesepakatan terhadap program perangkat daerah yang disertai kebutuhan pendanaan.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M. dalam sambutannya mengatakan bahwa RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021-2026 diharapkan mampu memecahkan berbagai permasalahan dan isu strategis yang berkembang, serta menjadi arah kebijakan dan panduan pembangunan lima tahun kedepan. Prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap pada bidang insfrastruktur, Pendidikan,Kesehatan, dan perekonomian dalam arti luas.


Visi pembangunan periode lima tahun ke depan yakni “KALTENG MAKIN BERKAH”, dengan penjelasan:

  • Bermartabat : Kalimantan Tengah yang makin unggul, berdaya saing tinggi, dan memiliki reputasi cemerlang.
  • Elok : Kalimantan Tengah yang makin indah dan menawan secara tata ruang kewilayahan, serta berorientasi Green Kalteng (Kalteng Hijau), disertai perilaku masyarakat yang ramah.
  • Religius : Kalimantan Tengah yang makin taat dalam melaksanakan ajaran agama dalam kehidupan individu maupun publik demi Kalteng yang berkarakter.
  • Kuat : Kalimantan Tengah yang kuat secara ekonomi, sejahtera lahir dan batin. Kalteng sehat, mandiri, tangguh, dan maju dalam berbagai sektor.
  • Amanah : Kalimantan Tengah yang berintegritas, jujur, dan penuh dedikasi. komitmen dan konsisten dalam menjaga dan melindungi seluruh warga Kalteng.
  • Harmonis : Hidup rukun antar sesama warga dengan latar belakang kemajemukan secara agama, etnik, dan antargolongan dalam suasana saling menghormati dan menghargai demi keberkahan bersama.

 Visi tersebut masih sangat makro, sehingga harus dijabarkan lebih lanjut ke dalam tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, hingga program prioritas. Hal ini tentu bukan pekerjaan mudah, diperlukan sinergi, kolaborasi, diskusi, serta proses panjang lainnya yang harus kita lalui. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama mencurahkan ide, gagasan, dan berbagai masukan konstruktif lainnya, guna perumusan RPJMD Kalimantan Tengah untuk lima tahun ke depan.

Diharapkan peran aktif dari semua pemangku kepentingan yang hadir, agar menjadikan forum musrenbang ini sebagai wadah untuk membahas dan memberikan masukan serta merencanakan arah pembangunan sesuai dengan target dan arah kebijakan yang ditentukan dalam RPJMD. “Selain itu, dalam merumuskan program pembangunan harus berorientasi kepada masyarakat. Hindari kepentingan ego sektoral dan perkuat sinergi dalam penyusunan perencanaan, sehingga program akan sesuai tahapan prioritas yang telah dituangkan dalam dokumen RPJMD” tegas Edy Pratowo (10_DI)

Image placeholder

Administrator